Senin, 18 September 2017

SEPTEMBER

Ketemu lagi di bulan september, bulan dimana temen gue ulang tahun yang juga temen kampus gw..

Selamat Hari mbrojol buat Abdul Malik

pada 18 september ini , semoga tambah dewasa, cepet dapet jodoh dan semoga sukses dan sehat selalu.. aamiin

Minggu, 16 Juli 2017

TKK wajib Penegak

 TKK Wajib Pramuka Penegak/Pandega

  1. SKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
  2. SKK Pengatur Rumah
  3. SKK Pengamat
  4. SKK Juru Masak
  5. SKK Berkemah
  6. SKK Penabung
  7. SKK Penjahit
  8. SKK Juru Kebun
  9. SKK Pengaman Kampung
  10. SKK Gerak Jalan


01.  SKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk Panegak/Pandega

Untuk mencapai SKK P3K Tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan: luka iris, luka garuk, luka terbakar/kena benda panas, benjut/memar, terkilir, hidung berdarah, tersengat, tergigit binatang berbisa, dan debu di mata,
  2. mengetahui cara dan dapat mencegah dan menolong orang yang mengalami Hilang semangat (coliapse), pingsan, mati suri (schijndood), dan tersengat sinar matahari (zonnesteek),
  3. mengetahui cara dan dapat menggunakan dengan benar dan rapi: pembalut segitiga (mitella), dan pembalut panjang (zwapchtel verband) untuk luka di jari, lengan, tangan, kepala, lutut dan betis,
  4. mengetahui letak urat-urat nadi terpenting, dan mengetahui cara penghentian perdarahan urat nadi,
  5. dapat membuat tandu darurat dengan cepat dan rapi, dan tahu serta dapat mengangkut pendrita dengan berbagai cara, secara seorang diri, maupun bersama dengan teman,
  6. mengetahui dan dapat melakukan dengan baik dua pernafasan tiruan (kunstmatige ademhaling),
  7. mempunyai pengetahuan tentang obat-obatan/ramuan yang dapat digunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan,
  8. mengetahui nama alamat nomor telpon Puskesmas (poliklinik), rumah sakit dan dokter setempat.
  9. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK P3 K tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak & Pandega  harus:

  1. telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Madya,
  2. sebagai seorang anggota regu penolong (bukan pemimpin) yang terdiri atas 4 @ 5 orang, melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (tiruan) yang dibuat oleh penguji, secara terperinci, tepat dan cepat sesuai dengan aturan PPPK (perlu diperhatikan keterangannya, kecepatan, kerjasama, dan lain-lain),
  3. mengetahui cara dan dapat menyampaikan secara lisan, tertulis atau melalui telpon (kepada dokter, rumah sakit, polisi atau keluarganya),
  4. mengetahui cara dan dapat melakukan dengan baik cara-cara pernafasan tiruan.
  5. mengetahui cara dan dapat mengangkut penderita melalui rintangan-rintangan/gang sempit, melaiui kolong, menyeberang parit, melewati pagar/tembok, naik-turun tangga, dan lain-lain) dengan atau tanpa tandu.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Purwa.
           Catatan: Mereka yang memiliki ijazah PPPK (penolong dan pengangkut) dari PMI berhak
           mendaparkan TKK PPPK Tingkat Madya.

Untuk mencapai SKK P3K Tingkat Utama, seorang pramuka harus:
  1. telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Madya,
  2. mengetahui cara dan dapat menolong kecelakaan berbagai macam patah tulang terbuka atau tertutup (Fractura complicate dan incomplicata), juga rahang atau lutut meleset,
  3. mengetahui cara dan dapat memberikan pertolongan kepada orang yang mengalami perdarahan dalam tubuh (internebloedingen),
  4. dapat memperhatikan cara-cara bertindak apabila ada dugaan keracunan, dan gegar otak,
  5. dapat dan tahu cara menolong orang tenggelam, terbenam/tertimbun, kena aliran listrik, dan shock/gugat,
  6. pernah memimpin satu regu penolong pada kecelakaan (sungguh-sungguh atau tiruan).
  7. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK PPPK Tingkat Madya.
  • Catatan: Untuk mereka yang telah memiliki ijazah PPPK dari PMI, dan telah ikut secara aktif bertugas menolong kecelakaan (minimum 10 kali) sebagai tenaga bantuan/anggota sukarelawan regu-regu PMI, berhak menerima TKK PPPK Tingkat Utama. Yang dimaksud kecelakaan di sini adalah kecelakaan sungguh-sungguh dan bukan tiruan yang dibuat oleh penguji.
Gambar TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan untuk Pramuka Penegak/Pandega :




02. SKK Pengatur Rumah untuk Pramuka Penegak dan Pandega.


Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat mengatur isi dan menghias suatu ruangan secara sederhana, tetapi berseni (artistik), dengan memperhatikan komposisi, bentuk dan warna ruang tamu, ruang tidur, ruang belajar, ruang makan, ruang tunggu, atau ruang lainnya,
  2. dapat membuat sedikitnya dua macam hiasan sederhana dari barang-barang yang ada di sekitarnya, misalnya dengan menggunakan bunga kebun, kertas, batu, buah-buahan, tanaman, dahan-dahan, atau bahan-bahan lainnya,
  3. mengerti cara mengatur lampu penerangan dan peredaran udara(ventilasi).
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga, sehingga mencapai TKK Pengatur Ruangan.
Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. Sudah memenuhi SKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa,
  2. dapat mengatur dan menghias ruangan untuk: (a)    rapat, pertemuan, atau konfrensi, (b)    perayaan sekolah, kampung, mesjid, atau gereja, dan lain-lain. (c)  ruang istirahat, ruang rekeasi, atau operation room, dan lain-lain;
  3. (a) dapat menyusun bunga untuk meja tamu, pesta, kematian, atau penghargaan pada orang lain, dan lain-lain, atau  (b) dapat membuat sedikitnya tiga macam benda hiasan, misalnya dengan menggunakan bambu, tempayan, payung, janur, tempurung, sabut atau kayu, dan lain-lain.
  4. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengatur Rumah Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memiliki TKK Pengatur Rumah Tingkat Madya, 
  2. dapat mengatur dan menghias: (a)  ruangan tamu pada peralatan perkawinan atau khitanan, (b)   ruang pengantin atau khitanan, (c)  kursi mempelai atau panggung, dengan memperhatikan keadaan ruang, jumlah undangan, jalan untuk tamu dan pembawa konsumsi, tempat pidato, tempat pertunjukan kesenian, dan lain-lain;
  3. dapat memelihara dan membersihkan perabot rumah tangga, supaya tahan lama dan kelihatan tetap baru! misalnya meja kursi, patung almari, barang dari logam, dari gelas atau kaca, dan lain-lain;
  4. dapat mengatur dan mengubah ruangan pameran (etalase) sesuai dengan keadaan dan kebutuhan pada saat itu, misalnya pada peringatan 17 Agustus, pada hari ulang tahun, peringatan Natal, hari Raya Idul Fitri, dan lain-lain.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengatur Rumah Tingkat Madya.
Gambar TKK Pengatur Rumah untuk Pramuka Penegak/Pandega :



03. SKK Pengamat untuk Pramuka Penegak dan Pandega.


Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat mengingat 10 dari 15 macam benda yang dilihatnya dalam 1 menit (dilakukan dua kali percobaan dengan benda-benda yang berlainan),
  2. dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 7 dari 10 macam benda-benda yang dirabanya, dicium, dikecap dengan lidah dan suara yang didengarnya,
  3. dapat mengikuti jejak sejauh 3 km, dengan menggunakan tanda jejak sederhana dari bahan alam sekitarnya, dan dapat mencatat sedikitnya 70% dari seluruh tanda yang dibuar penguji;
  4. (a) mengetahui dan mencatat cara dan kebiasaan hidup jenis binatang yang hidup di sekitarnya; atau (b) mengetahui nama dan mengenal 10 macam tumbuh-tumbuhan/sayur-sayuran/buah-buahan yang biasa digunakan manusia dan tumbuh di daerahnya; atau (c) mengetahu 1 nama dan mengenal beberapa macam jamur (fungsi) yang dapat dimakan atau yang beracun, yang tumbuh di daerahnya. 
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga, sehingga mencapai TKK Pengamat.
Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi SKK Pengamat Tingkat Purwa,
  2. dapat mengingat sedikitnya 12 dari 18 benda yang dilihatnya dalam 1 menit, misalnya barang-barang dagangan di warung, macam-macam tanaman di kebun, dan sebagainya (dilakukan dua kali percobaan dengan benda berlainan),
  3. dapat mengenal dan mengingat sedikitnya 9 dari 12 macam benda yang diraba, dicium, dikecap dengan lidah, dan suara yang didengarnya,
  4. dapat mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan tanda jejak dan surat-surat penunjuk jalan, serta dapat mengingat kembali tiga di antara Iima tempat-tempat penting yang dilewatinya, misalnya mesjid/gereja, pasar, poliklinik, rumahsakit, dokter dan lain-lain,
  5. bersama seorang kawan dapat membuat laporan/tertulis tentang suatu kejadian/peristiwa yang dilihatnya dan berlangsung kira-kira lima menit.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengamat Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Pengamat tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Padega harus:
  1. telah memenuhi SKK Pengamat Tingkat Madya,
  2. dapat mengingat 15 dari 20 macam benda yang dilihatnya selama 1 menit, misalnya barang-barang di toko/pasar, makanan di meja pesta, peserta suatu rapat, Pramuka dalam latihan dan sebagainya,
  3. dapat mengikuti jejak sejauh 5 km, dengan menggunakan peta, kompas dan surat-surat penunjuk jalan; sesudah sampai di tempat terakhir dapat menunjukkan dalam peta itu letak dari (sedikitnya) 3 di antara 5 tempat penting yang dilewatinya, misalnya mesjid/gereja, sekolah rumah sakit/dokter, pasar,bengkel dan sebagainya,
  4. telah mengamati suatu tempat/ruang, mendengar suara, meraba, mencium barang-barang dalam ruang itu dalarn waktu seluruhnya 5 menit, kemudian bersama dua orang kawan lainnya harus dapat melaporkan "dugaan" tentang peristiwa yang terjadi di tempat itu, dan kira-kira 60% benar.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Pengamat Tingkat Madya.
Gambar TKK Pengamat untuk Pramuka Penegak/Pandega :



04. SKK Juru Masak untuk Pramuka Penegak Pandega


Untuk mencapai  SKK Juru Masak tingkat Purwa, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. dapat membuat dapur dan tahu syarat-syaratnya,
  2. mengetahui cara dan dapat membuat api terbuka dengan kayu-tanpa minyak,
  3. dapat menghidangkan masakan untuk orang, yang terdiri dari : (a) nasi, (b)  satu jenis lauk kering ( unter atau bakar, tanpa kuah ), (c) satu jenis hidangan pencuci mulut, (d)  minuman the atau kopi panas;
  4. mengetahui cara menyimpan makanan menurut peraturan kesehatan,
  5. pernah membantu juru masak di suatu perkemahan 24 jam.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga sehingga mencapai TKK Juru Masak.
Untuk mencapai SKK Juru Masak tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Purwa,
  2. tahu cara dan telah menyusun beberapa menu beserta bahan-bahan keperluannya, untuk satu regu yang berkemah selama maksimal 3x24 jam, dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  3. tahu cara dan dapat mengawetkan satu jenis makanan/bahan makanan,
  4. dapat menghidangkan masakan untuk satu regu, yang terdiriari: (a) nasi, (b) satu jenis lauk kering (tanpa kuah,  unter, rebus, bakar,kukus, dan lain-lain), (c) satu jenis lauk dengan kuah (sayur), (d) satu jenis hidangan pencuci mulut, (e) minuman.
  5. telah melatih seorang Pramuka sehingga mencapai Tanda Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Purwa.
Untuk mencapai SKK Juru Masak tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi Syarat-syarat Kecakapan Khusus Juru Masak Tingkat Madya,
  2. mengetahui cara dan telah menyusun menu untuk keperluan perkemahan satu regu selama 6x24 jam (lengkap dengan keperluan peralatan dan bahan) dengan mengingat 4 sehat 5 sempurna,
  3. mengetahui nilai gizi beberapa jenis bahan makanan,
  4. mengetahui cara dan dapat mengawetkan paling sedikit dua jenis makanan/bahan makanan supaya tahan selama 1 minggu.
  5. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka sehingga mencapai TKK Juru Masak Tingkat Madya.
Gambar TKK Juru Masak untuk Pramuka Penegak/Pandega :



05. Syarat Kecakapan Khusus Berkemah untuk Pramuka Penegak Pandega.


Untuk mencapai SKK Berkemah, seorang  Pramuka  Penegak dan Pandega harus :
  1. sedikitnya sudah tiga kali mengikuti perkemahan sehari semalam (misalnya Perkemahan Sabtu Minggu = Persami), dan satu kali perkemahan yang lebih dari dua malam,
  2. dapat memperlihatkan cara menyusun isi kantong punggung (rugzak-ransel) dengan baik dan rapi,
  3. mengetahui dan dapat mendirikan tenda regu (untuk 6-10orang), dengan rapi dan benar, termasuk pemakaian simpul dan pembuatan paritnya,
  4. mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya (mengatur barang-barang dalam tenda, isi tenda dapur barang-barang di rak piring, rak sepatu, dan lain-lain),
  5. mengetahui dan dapat menjaga kebersihan perkemahan regu/sangganya, termasuk pembuatan tempat sampah basah dan sampah kering, serta membawa pulang ke rumah alat-alat dapur dan barang lainnya dalam keadaan bersih.
  6. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga sehingga mencapai TKK Berkemah.
Untuk mencapai SKK Berkemah Tingkat Madya, seorang Pramuka Penegak/Pandega harus:
  1. telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Purwa,
  2. tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk perorangan dan regu/sangganya,
  3. mengetahui dan dapat mengatur perkemahan regu/sangganya, yaitu: (a) dapat menempatkan letak tenda tidur, tenda dapur, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu, tempat sampah dan sebagainya, sesuai dengan keadaan empat, arah angin dan arah sinar matahari, (b)   dapat mengatur aliran air hujan.
  4. dapat mendirikan berbagai macam tenda, misalnya tenda tidur, tenda dapur, tenda makan, tenda beratap ganda (double dek), melipat, serta memelihara tenda regu,
  5. dapat membuat pagar, tiang jemuran, rak piring, rak sepatu dan lain-lain secara sederhana.
  6. dapat membuat pembagian tugas kerja bagi anggota sangganya atau Regu Penggalang,
  7. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Berkemah Tingkat Purwa.

Untuk mencapai SKK Berkemah tingkat Utama, seorang Pramuka Penegak Pandega harus:
  1. telah mencapai Syarat Kecakapan Khusus Berkemah Tingkat Madya,
  2. tahu keperluan perlengkapan berkemah untuk pasukan, dan peraturan serta syarat-syarat perkemahan yang baik,
  3. dapat mengatur letak perkemahan regu/sangga dalam pasukan/ambalannya, termasuk menentukan letak lapangan upacara dan tempat berlatih,
  4. tahu cara penentuan tempat sanitasi tempat mandi, cuci dan kakus),
  5. dapat mendirikan tenda besar dari kain terpal, atau membuat tenda darurat dari bahan yang ada di sekitarnya,
  6. tahu syarat-syarat perkemahan yang baik, dan: (a)  dapat mencari tempat berkemah yang memenuhi syarat perkemahan, (b)  dapat mengusahakan air minum yang sehat di perkemahan, (c)    mengetahui usaha untuk mendapat izin orang tua, kwartir, pemerintah setempat dan pemilik tanah serta tempat-tempat lainnya.
  7. dapat menyusun acara Perkemahan Penggalang/Penegak/Pandega, untuk sedikitnya selama 24 jam,
  8. telah melatih sedikitnya seorang Pramuka, sehingga mencapai TKK Berkemah Tingkat Madya.

Gambar TKK  Berkemah  untuk Pramuka Penegak/Pandega :


Sumber: www.ensiklopediapramuka.com

Senin, 24 April 2017

LIRIK LAGU KOKORONOTOMO

Anata kara kurushi mi o ubaeta sono toki
Watashini mo ikite yuku yuki gawaitte kuru
Anata to deau made wa
Kodoku nasasurai hito
Sono te no nukumori o kanji sasette

Reff:
Aiwa itsumo rarabai...tabini tsukaretta toki
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde

Shinji au kokoro sae doko kani watsurette
Hiyawa naze sugita hino
shiawaze oi kakeru 
shizuka ni mabuta tojite
Kokoro no doa o hiraki
Watashi o tsukandara namida fuitte

Reff:
Aiwa itsumo rarabai..anata ga yowai toki
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde
Aiwa itsumo rarabai...tabini tsukaretta toki
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde

LOMBA VIDEO/FILM DOKUMENTER KEGIATAN SIMULASI/LATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA

Film Pendek merupakan gambaran secara audio visual yang menampilkan simulasi kesiapsiagaan bencana yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia tepat pada tanggal 26 April 2017 dan diikuti berbagai pihak dalam penanggulangan bencana. Film pendek kesiapsiagaan bencana ini, berisikan proses simulasi/latihan kesiapsiagaan dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sehingga karya film pendek tersebut mampu menggambarkan kesiapsigaan masyarakat dalam mengahadapi bencana serta mendukung acara Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
Tema
Film pendek bertemakan :
“Membangun Kesadaran dan Kewaspadaan Dalam Menghadapi Bencana”
Waktu Pelaksanaan/Tanggal Penting
Pembukaan registrasi      : 3 April 2017
Pengumpulan karya        : 8-17 Mei 2017
Batas akhir pengiriman    : 26 Mei 2017
Pengumuman pemenang      : 17 Agustus 2017
Syarat dan ketentuan Umum:
  1. Tema dalam ruang lingkup kesiapsiagaan bencana di Indonesia
  2. Terbuka untuk umum dan bebas biaya pendaftaran
  3. Lomba ini tertutup untuk keluarga besar BNPB dan pihak panitia yang terlibat
  4. Karya tidak mengandung merek dagang, logo, ciptaan yang dilindungi hak cipta, atau Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk apapun milik pihak lain;
  5. Peserta dianggap gugur bila diketahui melanggar persyaratan dan kecurangan seperti: Plagiat, mencuri hak cipta, dan hal lainnya yang dianggap merugiakan pihak lainnya.
  6. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang berupa karya asli yang sepenuhnya dihasilkan dan dimiliki oleh Peserta sendiri, dan bukan merupakan hasil peniruan, penjiplakan, perbanyakan, plagiat, dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual atas karya milik pihak lain; di mana panitia tidak dapat dikenai pertanggung jawaban dalam bentuk apapun dalam hal timbul klaim atau tuntutan dari pihak manapun;
  7. Peserta sepakat bahwa segala bentuk plagiat dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan karya yang diikut-sertakan dalam Lomba ini akan menimbulkan konsekuensi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang belum pernah diikut-sertakan dalam kompetisi, sayembara dan/atau perlombaan apapun, baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  9. Peserta sepakat bahwa selama berlangsungnya Lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba, karya film yang diikut-sertakan tidak akan diumumkan dalam bentuk apapun dan/atau melalui media apapun kecuali atas perintah dan/atau persetujuan tertulis dari panitia, serta tidak akan diikut-sertakan dalam sayembara dan/atau perlombaan lain yang serupa baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  10. BNPB adalah pemegang Hak Cipta dan segala bentuk Hak Kekayaan Intelektual lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mungkin terdapat dalam karya desain yang ditetapkan sebagai Pemenang, di mana kreator dari karya yang dimaksud tetap memiliki hak untuk diakui sebagai pihak yang menciptakan karya tersebut;
  11. BNPB memiliki hak penuh yang tidak dapat diganggu-gugat dan tidak memiliki batasan baik waktu maupun wilayah, untuk mengumumkan, memperbanyak, dan/atau mempergunakan (termasuk namun tidak terbatas mengedit dan memodifikasi) karya pemenang untuk segala kepentingan
  12. BNPB berhak sepenuhnya menggunakan karya yang masuk ke panitia untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara
  13. Keputusan panitia dan dewan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat.
  14. Dengan mengikuti kompetisi ini, para peserta dianggap telah menerima dan setuju dengan syarat dan ketentuan dan terikat oleh syarat dan ketentuan tersebut.
Ketentuan Hasil Karya
  1. Karya yang dikirimkan tidak mengandung SARA dan unsur pornografi
  2. Film pendek wajib dilengkapi dengan penjelasan tentang sinopsis cerita yang disampaikan dalam format .doc atau .docx atau PDF.
  3. Durasi masksimal 30 menit/film dengan format AVI atau MOV, ukuran minimal frame resolusi 720×576 px dan frame rate 25 fps.
  4. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia, jika menggunakan Bahasa asing atau daerah, wajib disertai subtitle Bahasa Indonesia.
  5. Memenuhi kriteria berikut:
    • Setiap film pendek wajib mencantumkan logo BNPB
    • Rekaman diambil pada saat pelaksanaan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tanggal 26 April 2017
    • Mengikuti persyaratan
Ketentuan Pengiriman Karya
  1. Melampirkan softcopy Film Pendek dalam bentuk DVD/ Flasdisk
  2. Melampirkan foto kopi/scan kartu pelajar dan atau KTP setiap peserta
  3. Isi formulir pendaftaran yang sudah disediakan (online) di web resmi HKBN dengan alamat siaga.bnpb.go.id
  4. Deskripsi singkat Film pendek yang diikutsertakan (beri keterangan judul Maskot, nama lengkap, pekerjaan, alamat, nomer telepon/HP, dan email di dalam formulir pendaftaran)
  5. Formulir Keikutsertaan, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dan Surat Pelepasan Hak Intelektual dilampirkan bersama karya melalui e-mail
  6. Batas akhir penyerahan karya tanggal 26 Mei 2017 pada jam kerja.
  7. Pada amplop kiri atas, ditulis Lomba Film Pendek Simulasi/Latihan Kesiapsiagaan Bencana 2017
Format Pengiriman Karya
  1. Soft Copy
    Semua berkas dikirim dalam bentuk file .rar dengan memberikan nama file :
    Tanggal Pengiriman_Nama Peserta/ Nama Team_Judul Film Pendek
    Contoh : 14 Mei 2017_Tangguh Team_Simulasi Evakuasi Gedung
    File dikirim melalui email panitia lomba kesiapsiagaan bencana
    Email : hkbn.bnpb@gmail.com | hkbn@bnpb.go.id
    Dengan subject : Lomba Film Pendek Simulasi Kesiapsiagaan Bencana 2017
  2. Hard Copy
    Semua berkas dan hasil karya dikirim kepada :
    Panitia Pusat
    Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana
    Direktorat Kesiapsiagaan
    Graha BNPB, Lantai 14
    Jl. Pramuka kav 38
    Jakarta – 13120
Aturan Perlombaan
  1. Panitia akan memilih beberapa karya terbaik untuk masuk nominasi juara, nominasi akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2017.
  2. Pemilihan karya terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian dari tim juri.
  3. Dari nominasi juara akan dipilih Juara Utama.
  4. Untuk kategori juara utama dipilih berdasarkan hasil penilaian tim juri lomba.
Kriteria Penilaian
  1. Orisinalitas
  2. Kualitas audio dan visual
  3. Alur cerita
  4. Kesesuaian Tema
  5. Kreatifitas
LOMBA FOTO KEGIATAN SIMULASI/ LATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA
Foto merupakan foto yang menampilkan kegiatan simulasi/latihan kesiapsiagaan bencana yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia tepat pada tanggal 26 April 2017 yang diikuti berbagai pihak dalam penanggulangan bencana. Foto ini berisi gambaran kesiapsigaan masyarakat dalam mengahadapi bencana serta mendukung acara Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional
Tema
Foto bertemakan :
Mebangun Kesadaran , Kewaspadaan, dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana
Waktu Pelaksanaan/Tanggal Penting
Pembukaan registrasi         : 3 April 2017
Pengumpulan karya            : 8 – 17 Mei 2017
Batas akhir pengiriman       : 26 Mei 2017
Pengumuman pemenang   : 17 Agustus 2017
Syarat dan ketentuan Umum:
  1. Tema dalam ruang lingkup kesiapsiagaan bencana di Indonesia
  2. Terbuka untuk umum dan bebas biaya pendaftaran
  3. Lomba ini tertutup untuk keluarga besar BNPB dan pihak panitia yang terlibat
  4. Karya tidak mengandung merek dagang, logo, ciptaan yang dilindungi hak cipta, atau Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk apapun milik pihak lain;
  5. Peserta dianggap gugur bila diketahui melanggar persyaratan dan kecurangan seperti: Plagiat, mencuri hak cipta, dan hal lainnya yang dianggap merugiakan pihak lainnya.
  6. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang berupa karya asli yang sepenuhnya dihasilkan dan dimiliki oleh Peserta sendiri, dan bukan merupakan hasil peniruan, penjiplakan, perbanyakan, plagiat, dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual atas karya milik pihak lain; di mana panitia tidak dapat dikenai pertanggung jawaban dalam bentuk apapun dalam hal timbul klaim atau tuntutan dari pihak manapun;
  7. Peserta sepakat bahwa segala bentuk plagiat dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan karya yang diikut-sertakan dalam Lomba ini akan menimbulkan konsekuensi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang belum pernah diikut-sertakan dalam kompetisi, sayembara dan/atau perlombaan apapun, baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  9. Peserta sepakat bahwa selama berlangsungnya Lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba, karya desain yang diikut-sertakan tidak akan diumumkan dalam bentuk apapun dan/atau melalui media apapun kecuali atas perintah dan/atau persetujuan tertulis dari panitia, serta tidak akan diikut-sertakan dalam sayembara dan/atau perlombaan lain yang serupa baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  10. BNPB adalah pemegang Hak Cipta dan segala bentuk Hak Kekayaan Intelektual lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mungkin terdapat dalam karya desain yang ditetapkan sebagai Pemenang, di mana kreator dari karya yang dimaksud tetap memiliki hak untuk diakui sebagai pihak yang menciptakan karya tersebut;
  11. BNPB memiliki hak penuh yang tidak dapat diganggu-gugat dan tidak memiliki batasan baik waktu maupun wilayah, untuk mengumumkan, memperbanyak, dan/atau mempergunakan (termasuk namun tidak terbatas mengedit dan memodifikasi) karya pemenang untuk segala kepentingan
  12. BNPB berhak sepenuhnya menggunakan karya yang masuk ke panitia untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara
  13. Keputusan panitia dan dewan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat.
  14. Dengan mengikuti kompetisi ini, para peserta dianggap telah menerima dan setuju dengan syarat dan ketentuan dan terikat oleh syarat dan ketentuan tersebut.
Ketentuan Hasil Karya
  1. Karya yang dikirimkan tidak mengandung SARA dan unsur pornografi dan pornoaksi.
  2. Melampirkan Softcopy Foto dalam DVD/Flasdisk dan cetakan Foto Ukuran 10R.
  3. Edit Foto hanya diberikan pada toleransi contrast, level, brightnees dan tidak diperkenakan memanipulasi foto.
  4. Foto wajib dilengkapi judul singkat kegiatan dalam foto dalam format .doc atau .docx atau PDF.
  5. Memenuhi kriteria berikut:
    • Sesuai dengan tema
    • Menarik
    • Originalitas
Layout dan Format Poster
  1. Ukuran poster A2
  2. Mencantumkan logo BNPB
  3. Teknik pembuatan dan gaya visualisasi bebas, orisinal, terdapat unsur kesiapsiagaan Bencana di dalamnya, poster dalam format CDR atau resolusi tinggi
Ketentuan Pengiriman Karya
  1. Melampirkan Melampirkan Softcopy Foto dalam DVD/Flasdisk dan cetakan Foto Ukuran 10R
  2. Melampirkan foto kopi/scan kartu pelajar dan atau KTP setiap peserta
  3. Isi formulir pendaftaran yang sudah disediakan (online) di web resmi HKBN dengan alamat http:// siaga.bnpb.go.id
  4. Diberi keterangan (judul Foto, nama lengkap, pekerjaan, alamat, nomer telepon/HP, dan email di dalam formulir pendaftaran)
  5. Formulir Keikutsertaan, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dan Surat Pelepasan Hak Intelektual dilampirkan bersama karya melalui e-mail
  6. Batas akhir penyerahan karya tanggal 26 Mei 2017 pada jam kerja.
  7. Pada amplop kiri atas, ditulis Lomba Foto Simulasi/latihan Kesiapsiagaan Bencana 2017
Format Pengiriman Karya
  1. Soft Copy
    Semua berkas dikirim dalam bentuk file .rar dengan memberikan nama file :
    Tanggal Pengiriman_Nama Peserta/ Nama Team_Judul Foto
    Contoh : 14 Mei 2017_Tangguh Team_Simulasi Evakuasi Gedung
    File dikirim melalui email panitia lomba kesiapsiagaan bencana
    Email : bnpb.ks.ps@gmail.com
    Dengan subject : Lomba Foto Simulasi/latihan Kesiapsiagaan Bencana 2017
  2. Hard Copy
    Semua berkas dan hasil karya dikirim kepada :
    Panitia Pusat
    Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana
    Direktorat Kesiapsiagaan
    Graha BNPB, Lantai 14
    Jl. Pramuka kav 38
    Jakarta – 13120
Aturan Perlombaan
  1. Panitia akan memilih beberapa karya terbaik untuk masuk nominasi juara, nominasi akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2017.
  2. Pemilihan karya terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian dari tim juri.
  3. Dari nominasi juara akan dipilih Juara Utama.
  4. Untuk kategori juara utama dipilih berdasarkan hasil penilaian tim juri lomba.
Kriteria Penilaian
  1. Orisinalitas
  2. Kualitas audio dan visual
  3. Alur cerita
  4. Kesesuaian Tema
  5. Kreatifitas

LOMBA JINGLE KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA
Jingle merupakan lagu singkat yang berisi sajak bunyi atau musik yang pada umumnya digunakan untuk untuk menarik perhatian penonton. jingle sering kali digunakan sebagai alat pengingat bagi orang-orang terhadap nama atau slogan yang diulang-ulang. Biasanya diperuntukkan bagi produk/kegiatan yang baru dirilis, Agar mudah diingat jingle harus dibuat semenarik mungkin Misalnya musik yang mengiringi jingle sebaiknya disesuaikan dengan kegiatan yang diusung, selain iku musiknya juga harus enak didengar kemudian liriknya sederhana dan singkat saja tetapi menarik dan mudah diingat oleh masyarakat. Jingle yang dimaksud dalam lomba ini yaitu Jingle bertemakan Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Waktu Pelaksanaan/Tanggal Penting
Pembukaan registrasi      : 3 April 2017
Pengumpulan karya        : 8 – 17 Mei 2017
Batas akhir pengiriman    : 26 Mei 2017
Pengumuman pemenang      : 17 Agustus 2017
Syarat dan ketentuan Umum:
  1. Tema dalam ruang lingkup kesiapsiagaan bencana di Indonesia
  2. Terbuka untuk umum dan bebas biaya pendaftaran
  3. Lomba ini tertutup untuk keluarga besar BNPB dan pihak panitia yang terlibat
  4. Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) jingle
  5. Karya tidak mengandung merek dagang, logo, ciptaan yang dilindungi hak cipta, atau Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk apapun milik pihak lain;
  6. Peserta dianggap gugur bila diketahui melanggar persyaratan dan kecurangan seperti: Plagiat, mencuri hak cipta, dan hal lainnya yang dianggap merugiakan pihak lainnya.
  7. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya yang berupa karya asli yang sepenuhnya dihasilkan dan dimiliki oleh Peserta sendiri, dan bukan merupakan hasil peniruan, penjiplakan, perbanyakan, plagiat, dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual atas karya milik pihak lain; di mana panitia tidak dapat dikenai pertanggung jawaban dalam bentuk apapun dalam hal timbul klaim atau tuntutan dari pihak manapun;
  8. Peserta sepakat bahwa segala bentuk plagiat dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan karya yang diikut-sertakan dalam Lomba ini akan menimbulkan konsekuensi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya yang belum pernah diikut-sertakan dalam kompetisi, sayembara dan/atau perlombaan apapun, baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  10. Peserta sepakat bahwa selama berlangsungnya Lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba, karya yang diikut-sertakan tidak akan diumumkan dalam bentuk apapun dan/atau melalui media apapun kecuali atas perintah dan/atau persetujuan tertulis dari panitia, serta tidak akan diikut-sertakan dalam sayembara dan/atau perlombaan lain yang serupa baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  11. BNPB adalah pemegang Hak Cipta dan segala bentuk Hak Kekayaan Intelektual lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mungkin terdapat dalam karya desain yang ditetapkan sebagai Pemenang, di mana kreator dari karya yang dimaksud tetap memiliki hak untuk diakui sebagai pihak yang menciptakan karya tersebut;
  12. BNPB memiliki hak penuh yang tidak dapat diganggu-gugat dan tidak memiliki batasan baik waktu maupun wilayah, untuk mengumumkan, memperbanyak, dan/atau mempergunakan (termasuk namun tidak terbatas mengedit dan memodifikasi) karya pemenang untuk segala kepentingan
  13. BNPB berhak sepenuhnya menggunakan karya yang masuk ke panitia untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara
  14. Keputusan panitia dan dewan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat.
  15. Dengan mengikuti kompetisi ini, para peserta dianggap telah menerima dan setuju dengan syarat dan ketentuan dan terikat oleh syarat dan ketentuan tersebut.
Ketentuan Hasil Karya
  1. Lirik yang dikirimkan tidak mengandung SARA dan unsur pornografi yang menyinggung pihak tertentu.
  2. Subtansi karya lomba menggambarkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana
  3. Bahasa yang digunakan harus komunikatif dengan bahasa persuasif atau ajakan
  4. Lirik yang digunakan dalam lomba jingle yaitu bahasa Indonesia
  5. Melodi,aransemen dan genre musik bertema bebas
  6. Tampilan Jingle menarik
  7. Durasi karya Jingle 1-2 Menit
  8. Memenuhi kriteria berikut:
    • Kesesuaian Jingle dengan tema/lirik
    • Ketajaman audio dan visual
    • Musikalitas
    • Enak didengar dan Mudah diingat
    • Unik dan menarik
    • Originalitas
    • Kesesuaian audio dan visual
    • Keatif, Komunikatif dan inovatif
    • Mengikuti persyaratan
Ketentuan Pengiriman Karya
  1. Melampirkan softcopy Jingle dalam bentuk DVD/ Flasdisk
  2. Melampirkan foto kopi/scan kartu pelajar dan atau KTP setiap peserta
  3. Isi formulir pendaftaran yang sudah disediakan (online) di web resmi HKBN dengan alamat http//: siaga.bnpb.go.id
  4. Deskripsi singkat Jingle yang diikutsertakan (beri keterangan judul Jingle, nama lengkap, pekerjaan, alamat, nomer telepon/HP, dan email di dalam formulir pendaftaran)
  5. Formulir Keikutsertaan, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dan Surat Pelepasan Hak Intelektual dilampirkan bersama karya melalui e-mail
  6. Batas akhir penyerahan karya tanggal 26 Mei 2017 pada jam kerja.
  7. Pada amplop kiri atas, ditulis Lomba Jingke Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional.
Format Pengiriman Karya
  1. Soft Copy
    Semua berkas dikirim dalam bentuk file .rar dengan memberikan nama file :
    Tanggal Pengiriman_Nama Peserta_Nama Jingle
    Contoh : 14 Maret 2017_Tangguh Team_Siaga
    File dikirim melalui email panitia lomba kesiapsiagaan bencana
    Dengan subject : Lomba Jingle Kesiapsiagaan Bencana Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
  2. Hard Copy
    Semua berkas dan hasil karya dikirim kepada :
    Panitia Pusat
    Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana
    Direktorat Kesiapsiagaan
    Graha BNPB, Lantai 14
    Jl. Pramuka kav 38
    Jakarta – 13120
Aturan Perlombaan
  1. Panitia akan memilih beberapa karya terbaik untuk masuk nominasi juara, nominasi akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2017.
  2. Pemilihan karya terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian dari tim juri.
  3. Dari nominasi juara akan dipilih 1 pemenang: Juara Utama
  4. Untuk kategori juara utama dipilih berdasarkan hasil penilaian tim juri lomba.

DESAIN POSTER
INFOGRAFIS KESIAPSIAGAAN BENCANA
POSTER INFOGRAFIS adalah penyajian sebuah informasi yang dibuat dengan konsep visual agar lebih mudah dipahami. Secara umum hasil akhir dari Infografis lebih didominasi bentuk visual dari pada informasi teks. Proses pembuatan infografis biasanya disebut Information Design, data-visualization, dan Information Architecture. Lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan pemuda Indonesia dalam menyalurkan idenya dalam bentuk grafis sehingga bisa meningkatkan ketertarikan dari orang yang membacanya.
Waktu Pelaksanaan/Tanggal Penting
Pembukaan registrasi      : 3 April 2017
Pengumpulan karya        : 8 – 17 Mei 2017
Batas akhir pengiriman    : 26 Mei 2017
Pengumuman pemenang      : 17 Agustus 2017
Syarat dan ketentuan Umum:
  1. Tema dalam ruang lingkup kesiapsiagaan bencana di Indonesia
  2. Terbuka untuk umum dan bebas biaya pendaftaran
  3. Lomba ini tertutup untuk keluarga besar BNPB dan pihak panitia yang terlibat
  4. Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) desain Poster infografis
  5. Karya tidak mengandung merek dagang, logo, ciptaan yang dilindungi hak cipta, atau Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk apapun milik pihak lain;
  6. Peserta dianggap gugur bila diketahui melanggar persyaratan dan kecurangan seperti: Plagiat, mencuri hak cipta, dan hal lainnya yang dianggap merugiakan pihak lainnya.
  7. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang berupa karya asli yang sepenuhnya dihasilkan dan dimiliki oleh Peserta sendiri, dan bukan merupakan hasil peniruan, penjiplakan, perbanyakan, plagiat, dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual atas karya milik pihak lain; di mana panitia tidak dapat dikenai pertanggung jawaban dalam bentuk apapun dalam hal timbul klaim atau tuntutan dari pihak manapun;
  8. Peserta sepakat bahwa segala bentuk plagiat dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan karya yang diikut-sertakan dalam Lomba ini akan menimbulkan konsekuensi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang belum pernah diikut-sertakan dalam kompetisi, sayembara dan/atau perlombaan apapun, baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  10. Peserta sepakat bahwa selama berlangsungnya Lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba, karya desain yang diikut-sertakan tidak akan diumumkan dalam bentuk apapun dan/atau melalui media apapun kecuali atas perintah dan/atau persetujuan tertulis dari panitia, serta tidak akan diikut-sertakan dalam sayembara dan/atau perlombaan lain yang serupa baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
  11. BNPB adalah pemegang Hak Cipta dan segala bentuk Hak Kekayaan Intelektual lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mungkin terdapat dalam karya desain yang ditetapkan sebagai Pemenang, di mana kreator dari karya yang dimaksud tetap memiliki hak untuk diakui sebagai pihak yang menciptakan karya tersebut;
  12. BNPB memiliki hak penuh yang tidak dapat diganggu-gugat dan tidak memiliki batasan baik waktu maupun wilayah, untuk mengumumkan, memperbanyak, dan/atau mempergunakan (termasuk namun tidak terbatas mengedit dan memodifikasi) karya pemenang untuk segala kepentingan
  13. BNPB berhak sepenuhnya menggunakan karya yang masuk ke panitia untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara
  14. Keputusan panitia dan dewan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat.
  15. Dengan mengikuti kompetisi ini, para peserta dianggap telah menerima dan setuju dengan syarat dan ketentuan dan terikat oleh syarat dan ketentuan tersebut.
Ketentuan Hasil Karya
  1. Tidak bersifat SARA
  2. Karya dalam bentuk desain grafis, bukan materi fotografi
  3. Bertemakan Kesiapsiagaan Bencana
  4. Memenuhi kriteria berikut:
    • Mudah dilihat
    • Menarik
    • Terstruktur
    • Berguna dan Informatif
    • Teliti
    • Mengikuti persyaratan
    • Sederhana
Layout dan Format Poster
  1. Ukuran poster A2
  2. Mencantumkan logo BNPB
  3. Teknik pembuatan dan gaya visualisasi bebas, orisinal, terdapat unsur kesiapsiagaan Bencana di dalamnya, poster dalam format CDR atau resolusi tinggi
Ketentuan Pengiriman Karya
  1. Desain Maskot di print berwarna dan di kirim dalam bentuk hardcopy ukuran A3
  2. Melampirkan softcopy Logo dalam bentuk DVD/ Flasdisk
  3. Melampirkan foto kopi/scan kartu pelajar dan atau KTP setiap peserta
  4. Isi formulir pendaftaran yang sudah disediakan (online)  di web resmi HKBN dengan alamat http://siaga.bnpb.go.id
  5. Deskripsi singkat poster yang diikutsertakan (beri keterangan judul poster, nama lengkap, pekerjaan, alamat, nomer telepon/HP, dan email di dalam formulir pendaftaran)
  6. Formulir Keikutsertaan, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dan Surat Pelepasan Hak Intelektual dilampirkan bersama karya melalui e-mail.
  7. Batas akhir penyerahan karya tanggal 26 Mei 2017 pada jam kerja.
  8. Pada amplop kiri atas, ditulis Lomba Disain Poster Infografis Kesiapsiagaan Bencana
Format Pengiriman Karya
  1. Soft Copy
    Semua berkas dikirim dalam bentuk file .rar dengan memberikan nama file :
    Tanggal Pengiriman_Nama Peserta/ Nama Team_Judul Poster
    Contoh : 14 Maret 2017_Tangguh Team_Kesiapsiagaan Bencana
    File dikirim melalui email panitia lomba kesiapsiagaan bencana
    Dengan subject : Lomba Desain Poster Infographis Kesiapsiagaan 2017
  2. Hard Copy
    Semua berkas dan hasil karya dikirim kepada :
    Panitia Pusat
    Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana
    Direktorat Kesiapsiagaan
    Graha BNPB, Lantai 14
    Jl. Pramuka kav 38
    Jakarta – 13120
Aturan Perlombaan
  1. Panitia akan memilih beberapa karya terbaik untuk masuk nominasi juara, nominasi akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2017.
  2. Pemilihan karya terbaik akan dipilih berdasarkan penilaian dari tim juri.
  3. Dari nominasi juara akan dipilih Juara Utama.
  4. Untuk kategori juara utama dipilih berdasarkan hasil penilaian tim juri lomba.
Kriteria Penilaian
  1. Orisinalitas
  2. Keterbacaan Data
  3. Estetika
  4. Kesesuaian Tema
  5. Kreatifitas


Contact Person
Panitia Pusat
Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017
Dian        : 081381165665
Susi         : 081381167255
Email       : 
hkbn.bnpb@gmail.com | hkbn@bnpb.co.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Direktorat Kesiapsiagaan
Graha BNPB, Lantai 14
Jl. Pramuka kav 38
Jakarta – 13120


Karya Spanduk dan Twibbon Pakai Coreldraw dalam rangka Hari Pahlawan Tahun 2021

https://twb.nz/haripahlawansman1ciktim