Sabtu, 17 November 2012

Biografi Dede Yusuf

  Dede Yusuf adalah seorang aktor, presenter, atlet, dan juga politikus. Ia mulai terkenal saat terjun ke dunia film dan sinetron laga Indonesia. Setelah berkecimpung lama di dunia entertainment, pria yang mempunyai nama lengkap Yusuf Macan Effendi ini mulai terjun ke dunia politik menjadi anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2004-2009 dan kemudian berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Ahmad Heryawan. Akhirnya Kang Aher terpilih Gubernur Jawa Barat dan Dede Yusuf menjadi Wakil Gubernur Jabar periode 2008-2013. Dede-Yusuf Biografi Dede Yusuf  Dede lahir di Jakarta, 14 September 1966. Dede Yusuf merupakan anak kedua dari pasangan (alm) Ir. Tammy Effendi dan Rahayu Effendi. Kakaknya adalah Bob Soelaiman Effendi. Almarhum ayah Dede bekerja sebagai Direktur di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Sementara Ibunya seorang penari di Istana Bogor dan Pramugari Garuda yang beralih profesi menjadi bintang film pada awal tahun 1965. Saat Dede lahir, salah satu film ibundanya, Macan Kemayoran menuai sukses. Sehingga ayahnya menamakan “Macan”. Agar tidak terkesan galak, kakek Dede menambahkan nama “Yusuf”. Masa Kecil Dede Yusuf  Awalnya keluarga Dede masih menumpang di rumah sang kakek Roestam Effendi (pujangga prosa angkatan 1945). Saat Dede berusia 8 tahun, orang tuanya berpisah. Dede dan kakaknya selalu berganti-ganti rumah, kadang di rumah ayah, kadang di rumah ibu. Kondisi tersebut membentuk karakter Dede menjadi agak badung dan nakal. Untuk meredam hobi berkelahinya, ayahnya mengikutkan Dede dalam kegiatan silat. Dede juga mempunyai hobi membaca komik. Hobi ini begitu mempengaruhinya sehingga Dede bercita-cita menjadi manusia super seperti Batman atau Superman dan astronot. Dede Yusuf Peristiwa perceraian orang tua Dede tidak hanya berdampak negatif. Akibat perpisahan itu, Dede menjadi sosok yang mandiri. Bahkan pada usia 10 tahun Dede sudah menjalankan bisnis penyewaan komik kepada teman-teman di sekolahnya. Dede Yusuf Remaja  Sejak SMP Dede sudah mengikuti program weight training ala idolanya, Arnold Schwarzenegger. Sehingga tubuh Dede menjadi lebih kekar daripada teman seusianya saat itu. Dede pun tidak hanya mempelajari silat. Berbagai jenis olah raga bela diri dicobanya, seperti Karate, Kungfu, Kempo, Jujitsu, dan Taekwondo yang telah samapi pada tingkat DAN-IV Kukkiwon (fourth Dan).  Tak hanya berlatih, Dede juga mengikuti kompetisi bela diri, mulai dari kejuaraan cabang hingga tingkat nasional dari tahun 1982 hingga 1990. Dede pernah meraih gelar Juara Nasional Taekwondo kelas ringan tahun 1984 dan kelas ringan berat 1988. Dia pun terdaftar sebagai team nasional Indonesia selama beberapa tahun berturut turut. Sampai akhirnya dia berhenti bertanding dan konsentrasi melatih murid-muridnya di DOJO / DOJANG (sebutan untuk club bela diri). Termasuk mendirikan perguruan Taekwondo seperti Sembrani Club, BRI club, SMA 6 club, Pangudi Luhur Club, dll. Karier Dede Yusuf  Kesukaan Dede pada beladiri, membuatnya berkeinginan menjadi bintang laga seperti Bruce Lee atau Chuck Norris. Dede pun rela mengikuti berbagai macam casting. Dia juga sering menjadi pemain figuran yang mendampingi bintang laga kala itu seperti Barry Prima, George Rudy, dan Advent Bangun. Dede juga menerima tawaran sebagai model di majalah-majalah ibukota. Dengan tekad untuk memasuki dunia showbiz sepenuhnya, Dede rela meninggalkan kuliah di tahun keempatnya di Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti.  Kesempatan datang di tahun 1986 dengan debut pertamanya sebagai peran pembantu di film Catatan Si Boy besutan sutradara Nasri Cheppy. Setelah itu, Dede semakin sering bermain film dan (juga) serial televisi. Serial televisi yang melambungkan namanya adalah Jendela Rumah Kita di TVRI dengan peran sebagai Jojo yang mampu bertahan selama 4 tahun (1989-1992).  Pada tahun 1992, Dede diajak oleh Ani Sumadi untuk memandu kuis Tak Tik Boom yang bertahan di papan atas rating televisi selama 6 tahun (1992-1998). Dede juga menjadi bintang iklan beberapa produk, di antaranya Tira Jeans, Homy Ped, Bosowa Motor, dan Green Sands, serta Bodrex. Bahkan Dede telah menjadi bintang iklan Bodrex selama 14 tahun.  Setelah meninggalnya sang ayah di penghujung tahun 1993, peran Dede berubah dari drama menjadi action. Serial action yang pernah dibintangi Dede adalah Jalan Makin Membara yang masuk nominasi Award Televisi. Dede juga membintangi dan menyutradarai film Reinkarnasi (2000) yang berhasil meraih pernghargaan sebagai Film Laga Terpuji Festival Film Bandung 2000.  Selain dikenal sebagai aktor, mantan foto model ini juga dikenal sebagai presenter, produser dan sutradara handal. Bahkan Piala Vidia Madya-FFI 1994 pernah dikoleksinya dari cerita serial Sepeda Anak Pak Uztad yang disutradarainya. Dede Yusuf Masuk Dunia Politik  Dede berkenalan dengan dunia politik sejak bergabung dengan Kosgoro tahun 1992 sebagai salah satu pengurus pusat. Namun akhirnya dunia perfilman lebih menarik. Dede pun maju sebagai kandidat Ketua Umum PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) yang akhirnya dimenangkan Sys NS, sedang Dede menempati posisi sebagai Sekjen PARFI. Seiring kesibukannya untuk shooting, Dede akhirnya meletakkan jabatan itu. Akhirnya dunia politik praktis menariknya kembali. Dede mendaftar sebagai calon legislatif dari PAN untuk daerah pemilihan Jabar IX (Kuningan-Ciamis-Banjar). Dede pun terpilih sebagai Anggota Legislatif untuk masa jabatan 2004-2009 dan duduk di Komisi VII yg membidangi Energi, lingkungan Hidup, Minyak dan Gas serta Ristek.  Dede Yusuf dengan didukung PAN kemudian berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Ahmad Heryawan. Akhirnya Kang Aher terpilih Gubernur Jawa Barat dan Dede Yusuf menjadi Wakil Gubernur Jabar periode 2008-2013.  Pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018, Dede Yusuf mencalonkan diri kembali namun sebagai calon Gubernur Jawa barat dengan Lex Laksmana sebagai wakilnya. Namun kali ini yang mengusung Dede Yusuf bukan PAN, tetapi Partai Demokrat. Dede Yusuf dan Lex Laksamana bersaing dengan pasangan Cagub-Cawagub lainnya yaitu Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki, Irianto MS Syafiuddin dan Tatang Farhanul Ilham, serta Dikdik Mulyana Arief dan Cecep Nana Suryana.

 Pendidikan Dede Yusuf Formal 
SD Budi Waluyo /Jkt 1972 – 1978
SMP Budi Waluyo /Jkt 1979 -1981
SMA Negeri VI/Jkt 1981 – 1984
Tingkat IV -Teknik Industri Univ. Trisakti / Jkt s/d Sem.VII, tidak lulus)

Non formal  Beladiri(Pencak Silat) ” Al-Azhar ” 1976 – 1980
Kung-fu “Gerak Langit” 1980 – 1981
Taekwondo “Persada club” 1981 – 1999

Kehidupan Pribadi Dede Yusuf  Dede menikah dengan Ir.Sendy Ramania Wurandani di awal tahun 1999 setelah berpacaran selama 7 tahun. Mereka berkenalan saat Dede menjadi pelatih Tae Kwon Do di SMA Tarakanita. Saat itu Sendy menjadi seorang Mayorette/Field commander dari Drum Band Tarakanita. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua orang anak, Alifiya Arkana Paramita (Lifi) dan Kaneishia Lathifa Zahra (Neishia).

Filmografi Dede Yusuf     
Tahun Film Peran Catatan     1987
Catatan Si Boy Andy     1988
 Catatan Si Boy 2 Andy    
Biarkan Aku Cemburu     1990
Jendela Rumah Kita Jojo Serial TV   
 Perwira dan Ksatria     1991
Badai Laut Selatan     1993 Badut-Badut Kota     1994
 Jalan Membara Handoko Serial TV     1996
Jalan Makin Membara Handoko Serial TV    
Sapu Jagad Serial TV    
Reinkarnasi Kung Aktor & Sutradara 

Iklan     
Bodrex (1994-sekarang)    
Suzuki    
Tira Jeans   
 Green Sands    
Homy Ped    
Bosowa Motor    
Yakult

 Presenter     
Russian Roullette (2003)    
Tak Tik Boom (1992-1998)    
Chance Of A Life Time (2004)

 Referensi:  http://id.wikipedia.org/wiki/Dede_Yusuf http://selebriti.kapanlagi.com/indonesia/d/dede_yusuf/

Tagged with  Artis Dede Yusuf PAN

Jumat, 06 Juli 2012

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DECISION SUPPORT SYSTEM)


SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

(DECISION SUPPORT SYSTEM)

Abstract
Sebuah aplikasi berupa Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) mulai dikembangkan pada tahun 1970. Decision Support Sistem (DSS) dengan didukung oleh sebuah sistem informasi berbasis komputer dapat membantu seseorang dalam meningkatkan kinerjanya dalam pengambilan keputusan. Seorang manajer di suatu perusahaan dapat memecahkan masalah semi struktur, dimana manajer dan komputer harus bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah yang berada di area semi struktur. DSS mendayagunakan resources individu-individu secara intelek dengan kemampuan komputer untuk meningkatkan kualitas keputusan.
Definisi
Decision Support System dapat dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Tujuan
Tujuan dari Decision Support System (DSS) antara lain adalah :
·     Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi struktur
·     Mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya
·     Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan seorang manajer dari pada efisiensinya.
Tahap-tahap
Tahap-tahap dalam pengambilan keputusan antara lain adalah :
·         kegiatan intelijen,
·         kegiatan merancang,
·         kegiatan memilih dan menelaah.
Kegiatan intelijen ini merupakan kegiatan mengamati lingkungan untuk mengetahui kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki. Kegiatan ini merupakan tahapan dalam perkembangan cara berfikir. Untuk melakukan kegiatan intelijen ini diperlukan sebuah sistem informasi, dimana informasi yang diperlukan ini didapatkan dari kondisi internal maupun eksternal sehingga seorang manajer dapat mengambil sebuah keputusan dengan tepat.
Kegiatan merancang merupakan sebuah kegiatan untuk menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin untuk dilakukan. Tahap perancangan ini meliputi pengembangan dan mengevaluasi serangkaian kegiatan alternatif. Pertimbangan-pertimbangan utama telah diperkenalkan oleh Simon untuk melakukan tahapan ini, apakah situasi keputusan ini terprogram atau tidak. Sedangkan kegiatan memilih dan menelaah ini digunakan untuk memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia dan melakukan penilaian terhadap tindakan yang telah dipilih.
Jenis - Jenis DSS
Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
·         Mengambil elemen-elemen informasi.
·         Menganalisis seluruh file.
·         Menyiapkan laporan dari berbagai file.
·         Memperkirakan dari akibat keputusan.
·         Mengusulkan keputusan.
·         Membuat keputusan.
Model
Model DSS terdiri dari:
1.     Model matematika.
2.     Database.
3.     Perangkat lunak.
Perangkat lunak DSS sering disebut juga dengan DSS generator. DSS generator ini berisi modul-modul untuk database, model dan dialog manajemen. Modul database ini menyediakan beberapa hal, seperti: creation, interrogation dan maintenance untuk DSS database. DSS database memiliki kemampuan untuk menemukan sistem database yang telah disimpan. Sedangkan modul model digunakan untuk menyajikan kemampuan membuat, menjaga dan memanipulasi ke dalam bentuk model matematika. Model dasar ini menampilkan electronic spreadsheet. Model dialog digunakan untuk menarik perhatian para pengguna untuk berhubungan langsung antara pengguna dengan komputer dalam mencari solusi.

Penerapan DSS Dalam Suatu Instansi
Mengapa DSS digunakan dalam suatu perusahaan?
·         Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tidak stabil.
·         Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yang meningkat.
·         Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlah operasi-operasi bisnis.
·   Sistem komputer perusahaan tidak mendukung peningkatan tujuan perusahaan dalam hal efisiensi, profitabilitas dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benar menguntungkan.

Dampak Pemanfaatan DSS
Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain :
·         Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan.
·         Problem yang kompleks dapat diselesaikan.
·         Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya.
·        Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilan keputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik.
·   Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh manajer yang kurang berpengalaman.
·         Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebih efektif.
·  Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapa manajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik.
·         Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer. 

Faktor Pendukung DSS
Pengambilan keputusan dipengaruhi oleh :
·         Faktor teknologi
·         Faktor kompleksitas struktural
·         Faktor pasar internasional
·         Faktor stabilitas politik
·         Faktor konsumerisme
·         Faktor intervensi pemerintah
·         Faktor informasi yang berkaitan dengan masalah tersebut,
·         Faktor gaya pengambilan keputusan dan
·         Faktor kemampuan (intelegensi ,persepsi, dan falsafah) serta
·       Pertimbangan pengambil keputusan. Pengambilan keputusan selalu berkaitan dengan ketidakpastian dari hasil keputusan yang diambil. Untuk mengurangi faktor ketidakpastian tersebut, keputusan membutuhkan informasi yang sahih mengenai kondisi yang telah, dan mungkin akan terjadi, kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa alternatif pemecahan masalah sebagai bahan pertimbangannya dalam memutuskan langkah yang akan dilaksanakannya, sehingga keputusan yang diambil diharapkan dapat menrberikan keuntungan yang maksimal.
·       Menggunakan aplikasi Computer Base Information System (CBIS) untuk lingkungan kelompok, seperti: Electronic Meeting System (EMS) dan Group Decision Support System (GDSS). Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (group decision support system), atau GDSS adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang yang terlibat dalam suatu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interface bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.

Sabtu, 30 Juni 2012

TUGAS PAPER UAS MATA KULIAH DELPHI 7

APLIKASI PENCARIAN DATA PART MOBIL
DI PERUSAHAAN
TOYOTA ASTRA MOTOR (PT.TMMIN)





Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Pemrograman Delphi








Disusun Oleh :
Dede Yusuf         NIM     31111025
Enda Darmawan    NIM    31111019
Dian Saputra        NIM    3112169

KELAS SABTU MINGGU




JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
STT PELITA BANGSA
2012

KATA PENGANTAR



Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Karena atas rahmat dan karunia-NYA tim penulis dapat menyelesaikan tugas makalah bahasa pemrograman Delphi ini.
Adapun penyusunan makalah ini bertujuan sebagai pengganti UAS mata kuliah pemrograman delphi sehingga dengan adanya tugas makalah ini tim penulis tidak perlu mengikuti UAS mata kuliah pemrograman delphi.
Pada kesempatan ini, tim penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini. Tim penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan kesalahannya.
Untuk itu segala kritik dan saran dari berbagai pihak tim penulis terima demi terciptanya suatu makalah yang lebih baik lagi di kemudian hari. Akhir kata semoga makalah ini dapat bermanfaat & berguna bagi tim penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.


Hormat kami,


Penyusun









DAFTAR ISI


COVER                                        1
KATA PENGANTAR                                2
DAFTAR ISI                                        3
BAB 1
PENDAHULUAN                                    4
1.1    Apa itu Delphi...................................................................................................4
1.2    Pengertian Delphi..............................................................................................5
1.3    Kegunaan Delphi..............................................................................................5
1.4    Kelebihan Delphi..............................................................................................5
1.5    Kelemahan Delphi............................................................................................6
1.6    Sejarah Borland Delphi....................................................................................6
BAB 2
PENGENALAN IDE
2.1    Pengenalan IDE Delphi..................................................................................7
2.2    Windows utama..............................................................................................8
2.3    Component Pallete..........................................................................................9
2.4    Object Inspector..............................................................................................9
2.5    Object Treeview.............................................................................................10
2.6    Form Designer...............................................................................................11
2.7    Code Editor...................................................................................................11
BAB 3
PEMBAHASAN
3.1    Membuat Aplikasi Baru..................................................................................13
3.2   Menyimpan Aplikasi........................................................................................14
          A. Menyimpan File Unit ...............................................................................14
          B. Menyimpan File Project............................................................................15
3.3   Mengeksekusi Aplikasi....................................................................................16
BAB 4
PENUTUP
4.1   Kesimpulan dan Saran ....................................................................................17
DAFTAR PUSTAKA                                      18
.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Apa Itu Delphi ?

             Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Kata Delphi sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuil yang dibangun untuk menyembah Dewa Apollo, salah satu Dewa yang disegani oleh orang-orang Yunani selain Dewa-Dewa lain seperti Jupiter, Titan dan lain sebagainya.
Selain itu Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman yang bersifat Objek (Object Oriented Programming) artinya adalah sebuah program yang mempunyai objek-objek tertentu dalam pemrograman nya.. Dengan Delphi Anda bisa membuat program-program dengan tampilan yang menawan, Delphi hanya bisa bekerja di bawah System Microsoft Windows sedangkan untuk system yang lain seperti Linux atau Unix Delphi mempunyai saudara kembarnya yang bisa bekerja pada system tersebut yaitu KYLIX.
Syntax-syntax Delphi di adopsi dari bahasa Pascal, untuk itu di dalam tutorial Dasar-dasar Delphi ini saya akan mengajak Anda ke masa lalu dimana pemrograman komputer saat itu masih menggunakan system 16 BIT yaitu Bahasa PASCAL sebelum Anda dibawa untuk mempelajari Pemrograman Delphi. Bila Anda sudah bisa bahasa PASCAL Anda dapat melewati pengantar mengenai bahasa Pascal ini.
Dengan mengenal dasar-dasar bahasa pascal, Anda akan mudah untuk mempelajari pemrograman Delphi sebab semua syntax yang ada dalam pascal sama dengan syntax bahasa delphi, tetapi syntax dalam delphi tidak bisa diadopsi ke pascal karena itulah dalam pengantar ini saya beri judul Delphi adalah pascal tapi pascal bukan delphi.





1.2  Pengertian Delphi
        Delphi adalah Suatu bahasa pemrograman yang menggunakan visualisasi sama seperti bahasa pemrograman Visual Basic ( VB ). Namun Delphi menggunakan bahasa yang hampir sama dengan pascal (sering disebut objeck pascal ). Sehingga lebih mudah untuk digunakan. Bahasa pemrograman Delphi dikembangkan oleh Code Gear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik embarcadero. Divisi tersebut awalnya milik borland , sehingga bahasa ini memiliki versi  Borland Delphi.

1.3 Kegunaan Delphi
Adapun tujuan atau kegunana aplikasi Deplhi yaitu sebagai berikkut :
a)    Untuk membuat aplikasi windows
b)    Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis
c)    Untuk membuat program berbasis jaringan (Client Server)
d)    Untuk merancang program . Net (berbasis internet)

1.4  Kelebihan Delphi
IDE (Integrated Development Envinronment) atau lingkungan pengembangan aplikasi sendiri adalah salah satu dari beberapa keunggulan Delphi, di dalamnya terdapat menu-menu yang memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.
Proses kompilasi cepat, pada saat aplikasi yang kita buat di jalankan pada delphi, maka secara otomatis akan di baca sebagai sebuah program, tanpa dijalankan terpisah.
Mudah digunakan, source kode delphi yang merupakan turunan dari pascal, sehingga tidak diperlukan suatu penyesuain lagi.
Bersifat Multi Purphase. Artinya bahasa pemrograman delphi dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi.



1.5  Kelemahan Delphi

Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya).
Terbatasnya kemampuan portabiitas antar-platform (sebelum ada xylix)
Akses pada Platform dan library pihak ketiga membutuhkan  file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal.
Dolumentasi antar platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses com & win 32).

1.6  Sejarah Borland Delphi

Delphi versi 1 ( berjalan pada windows 3,1 /windows 16 bit)
Delphi versi 2 (Berjalan pada windows 95/delphi 32 bit)
Delphi versi 3 (Berjalan pada windows 95 ke atas dengan tambahan fitur internet/web)
Perkembangan selanjutnya di ikuti dengan versi 4, 5 & 6
Versi terkini adalah versi 7 dengan tambahan vitur . Net dengan tambahan file XML














BAB 2
PENGENALAN IDE

2.1  PENGENALAN IDE DELPHI
Untuk memulai mempelajari Borland Delphi, langkah pertama yang biasa dilakukan adalah dengan mempelajari lingkungan pengembangan terintegrasi (Integrated Development Environment) dari Borland Delphi itu sendiri. Untuk memulai Borland Delphi, cara yang dilakukan adalah dengan mengklik tombol Start  Programs   Borland Delphi 7   Delphi 7. Ketika Delphi dimulai, maka anda akan dihadapkan pada layar seperti di bawah ini.

Gambar 2.1 IDE Delphi
IDE Delphi seperti yang terlihat di gambar 2.1 memiliki beberapa windows yang mempunyai fungsi tersendiri. Windows-windows itu adalah :
1. Window Utama
2. Component Palette
3. Object Inspector
4. Object TreeView
5. Form Designer
6. Code Editor

2.2  WINDOW UTAMA
Window utama berada pada posisi atas dari layar. Window utama terdiri dari menu utama, toolbar dan component palette. Kotak judul diatas pada windows utama berisi nama dari project yang sedang dikerjakan. Kotak menu terdiri dari menu-menu drop-down. Pada bagian Toolbar terdapat sekumpulan shortcut/tombol untuk operasi-operasi yang sering digunakan (seperti menjalankan program, menambahkan form ke sebuah proyek, menyimpan unit dan lain-lain). Untuk melihat fungsi dari tiap-tiap tombol yang ada, dapat dilihat dengan meletakan cursor mouse di atas tombol tersebut. Tak lama kemudian akan muncul hint yang menampilkan fungsi dari tombol tersebut. Window utama dapat dilihat seperti pada gambar 2.2 di bawah ini.

Gambar 2.2 Menu Utama

2.3  COMPONENT PALETTE
Pada program-program yang berjalan pada sistem operasi Windows, pengguna disajikan dengan aplikasi yang terdiri dari layar dan objek-objek yang berbeda, seperti tombol, textbox, radiobutton, check box dan lain-lain. Dalam pemrograman Delphi, istilah objek-objek tersebut disebut dengan control atau komponen. Komponen adalah blok-blok bagian yang akan membentuk suatu aplikasi Delphi. Komponen-komponen tersebut dapat dilihat pada window Component Palette. Untuk menempatkan sebuah komponen ke sebuah windows, cukup dengan mengklik komponen dari component palette kemudian mengklik lokasi tempat penempatan komponen tersebut di dalam form. Setiap komponen mempunyai atribut tertentu yang memungkinkan bagi pengembang untuk mengatur aplikasi ketika waktu desain (design time) atau waktu dijalankan (run time). Component palette dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 2.3 Component Palette

Komponen-komponen pada component palette dikelompokkan berdasarkan fungsi yang dapat dilakukannya. Setiap halaman tab pada component palette menampilkan sekumpulan icon yang mewakili komponen yang digunakan untuk mendesain interface aplikasi.

2.4  OBJECT INSPECTOR
Setiap komponen dan setiap form mempunyai sekumpulan properties (seperti warna, ukuran, posisi, judul (caption) yang dapat dimodifikasi pada IDE Delphi atau dalam kode program anda), dan sekumpulan event (seperti klik mouse, penekanan tombol) dimana anda dapat menentukan beberapa perilaku tambahan. Objek Inspector menampilkan properties dan event untuk komponen yang sedang dipilih dan memperbolehkan anda untuk mengganti nilai properti atau memilih respon terhadap suatu event yang terjadi. Object Inspector dapat dilihat pada gambar 2.4 di bawah ini.

 
Gambar 2.4 Object Inspector

Sebagai contoh, setiap form mempunyai Caption (judul yang terlihat pada kotak judul). Untuk mengubahnya judul tersebut, caranya adalah dengan mengaktifkan form dengan mengklik form tersebut. Kemudian pada Object Inspector carilah properti Caption (pada kolom kiri), kemudian ganti isinya yang ada pada bagian kanan dengan mengisi Caption/judul yang diinginkan. Jangan lupa tekan tombol Enter jika telah yakin caption baru tersebut akan digunakan. Mirip dengan properti, event juga dapat dipergunakan. Misalnya kita akan membuat menampilkan suatu pesan ketika form diklik, maka caranya adalah dengan aktifkan form dengan mengklik formnya kemudian di Object Inspector klik tab Event. Kemudian cari event OnClick dan kemudian double klik di bagian kanan atau isi nama metode yang akan digunakan ketika event klik terjadi.

2.5 OBJECT TREEVIEW
Di bagian atas Object Inspector anda akan melihat window Object TreeView. Awalnya window ini hanya terdiri dari nama Form. Tetapi ketika anda menambahkan sebuah komponen ke form tersebut, maka object baru tersebut akan terdaftar di dalam Object TreeView di bagian bawah form. Object TreeView akan menampilkan diagram pohon yang mencerminkan hubungan parent-child dari komponen-komponen. Object TreeView dapat dilihat pada gambar 2.5 di bawah ini.



Gambar 2.5 Object TreeView

2.6  FORM DESIGNER
Setiap anda memulai Delphi, sebuah project dibuat yang terdiri dari sebuah window kosong. Umumnya aplikasi Delphi terdiri dari beberapa window. Window tersebut di Delphi disebut sebagai form. Awalnya form pertama akan diberi nama Form1. Kita bisa menganti namanya, melakukan perubahan ukuran atau mengatur posisinya. Window biasanya mempunyai caption/judul dan tiga tombol standar yaitu minimize, maximize dan tutup window. Form designer merupakan suatu objek yang dapat dipakai sebagai tempat untuk merancang program aplikasi. Form berbentuk sebuah lembar kosong yang dapat diisi denagn komponen-komponen yang diambil dari Component Palette. Pada saat anda memulai Delphi, Delphi akan memberikan sebuah form kosong yang diberi nama Form1, seperti pada gambar 2.6 di bawah ini.



Gambar 2.6 Form kosong

 Dalam sebuah form terdapat titik-titik yang disebut grid yang berguna untuk membantu pengaturan tata letak objek yang dipasang pada form.

2.7  CODE EDITOR
Code Editor merupakan tempat di mana anda dapat menuliskan kode program. Pada bagian ini anda dapat menuliskan pernyataan-pernyataan dalam Object Pascal. Keuntungan bagi pemakai Delphi adalah bahwa anda tidak perlu menuliskan kode-kode sumber, karena Delphi telah menyediakan kerangka penulisan sebuah program seperti tampak pada gambar 2.7. Window ini akan menampilkan kode program yang sedang dibuat. Anda dapat membuka lebih dari sebuah file dalam Code Editor. Setiap file dibuka pada sebuah halaman baru dari Code Editor, dan setiap halaman diwakili dengan sebuah tab di atas window.


Gambar 2.7 Layar Code Editor







BAB 3
PEMBAHASAN

3.1  MEMBUAT APLIKASI BARU
Dalam Delphi, sebuah aplikasi/program dibangun berdasarkan project. File project berisi referensi kepada semua form dan unit yang digunakan dalam project. Untuk membuat suatu aplikasi baru, Klik menu File  New Application yang akan membuat suatu project baru dengan sebuah form. Gambar 3.1 memperlihatkan tampilan ketika sebuah project baru dibuat.

Gambar 3.1 Tampilan project baru
Pada gambar 3.1 dapat dilihat ketika membuat suatu aplikasi baru, maka akan muncul sebuah project baru dengan sebuah form dengan nama Form1.



3.2 MENYIMPAN APLIKASI
Penyimpanan suatu aplikasi baru, memerlukan 2 langkah yaitu menyimpan file-file unit dan file project. Cara paling sederhana untuk menyimpan suatu aplikasi baru adalah dengan klik icon Save All  atau File Save All atau dengan menekan tombol Shift+Control+S. Save All berguna untuk menyimpan semua file yang sedang dibuka. Jadi Save All akan menyimpan file unit dan file projectnya. Perhatikan judul dialog penyimpanan file. Jika judulnya menyatakan : “Save Project1 As”, itu artinya dialog penyimpanan project. Tetapi jika judulnya menyatakan : “Save Unit1 As” itu berarti dialog penyimpanan unit.

Menyimpan File Unit
Jika hanya ingin menyimpan file unitnya saja, langkah yang dilakukan adalah mengklik icon Save () atau File Save. Tapi harus diingat kalau file yang aktif di Code Editor merupakan file project, maka Save akan bekerja sebagai Save Project. File unit akan mempunyai ekstensi .pas. Tampilan dialog penyimpanan Unit seperti pada gambar 4.2 di bawah ini.

Gambar 3.2 Tampilan dialog penyimpanan Unit
Jika project yang dibuat merupakan project baru, sangat disarankan agar sebelum anda menyimpan file, buat dulu folder baru. Klik tombol Save untuk menyimpan file unit tersebut.
Untuk mempermudah mengingat isi dari unit, sebaiknya setiap file unit diisi dengan nama sesuai dengan nama formnya dan umumnya dimulai dengan huruf U. Misalnya UTambahData.Pas untuk unit / form yang berguna untuk menambah data.

Menyimpan File Project
Setelah unit disimpan, langkah selanjutnya adalah menyimpan file project. File project akan mempunyai ekstensi .dpr (Delphi project). File inilah yang akan dikompilasi menjadi suatu file executable (file exe).
Untuk menyimpan file project caranya adalah dengan mengklik menu File Save Project As. Tampilan dialog penyimpanan file project dapat dilihat pada gambar 3.3.


       
Gambar 3.3 Tampilan diaog penyimpanan fIle project
3.3  MENGEKSEKUSI APLIKASI
Untuk mengeksekusi aplikasi, cara yang dilakukan adalah dengan mengkompilasi project yang sedang dibuat dan kemudian menjalankannya.
Untuk menjalankan project langkah yang dilakukan adalah mengklik tombol Run Run atau mengklik icon Run (  ) atau dengan menekan tombol F9. Jika tidak ada kesalahan dalam program, maka Delphi akan mengeksekusinya. Lihat contoh di di bawah ini pada gambar 3.4



Gambar 3.4 Contoh eksekusi aplikasi

Dapat dilihat walaupun aplikasi yang dibuat masih kosong, tetapi sudah mempunyai fungsi window yang lengkap seperti dapat diresize, dipindahkan, diminimize, dimaximize dan tersedia pula tombol close. Pada bab-bab selanjutnya kita akan menempatkan komponen-komponen untuk melengkapi form tersebut.
Untuk kembali ke lingkungan IDE Delphi, klik tombol close (x)




BAB 4
PENUTUP

A. Kesimpulan
Delphi adalah bahasa pemrograman yang sangat menarik bagi para programer. Dari sisi bahasa. Delphi merupakan salah satu bahasapemrograman tingkat tinggi sehingga relatif lebih mudah untuk di pahami dan lebih komunikatif. Dari segi fasilitas, delphi menyediakan fasilitas cukup lengkap, dari segi tampilan program. Delphi mampu membuat program yang cukup cantik dan menarik.

B.   Saran
Tidak bisa di ingkari dewasa ini telah banyak bahasa pemrograman salah satunya pemrograman visual basic. Namu tidak ada salahnya apabila memanfaatkan bahasa pemrograman delphi. Dengan demikian ilmu dan pengetahuan kita menjadi lebih banyak dan luas, dengan mengetahui dasar-dasar pemrograman. mudah-mudahan bisa jadikan bekal untuk membangun bangsa ini menjadi lebih maju dalam iptek maupun imtak.
Penulis menyadari bahwa paper yang ditulis ini belum sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritikan yang positif agar dapat mengoreksi kesalahan yang ada dalam paper ini untuk perbaikan di masa yang akan datang.











DAFTAR PUSTAKA

http://www.google.com
http://planetsourcecode.com
http://pelitabangsa.dendykp.net/algo-delphi/
(materi Matakuliah delphi 1-10 bentuk pdf)

Senin, 28 Mei 2012

Tubuh Sehat Diawali Konsumsi Minuman yang Tepat

TRIBUNNEWS.COM - Memiliki tubuh sehat ternyata dipengaruhi cara memilih minuman yang sehat pula.  Jika caranya tepat, porsinya juga tepat, maka hidup sehat tidak lagi sulit digapai.
Berikut ada 12 cara sehat mengkonsumsi minuman sehat seperti dikutip dari grup facebook GERAKAN SADAR GIZI yang ditulis ahli gizi Rosihan Anwar Sgz.
1. Awalilah menu minuman (atau makanan) pagi Anda dengan jus sayuran. Brokoli, wortel, bayam, dan ketimun adalah sayur-sayuran dengan konsentrasi air juga serat yang tinggi.
2. Konsumsilah teh setidaknya 2 cangkir setiap harinya. Minuman teh hijau memiliki manfaat lebih banyak bagi kesehatan ketimbang teh hitam dan mudah ditemukan di tempat perbelanjaan terdekat di rumah Anda. Usahakan memilih teh tubruk (bukan teh bubuk) dan bukan teh celup. Ingat, tidak pakai gula.
3. Makan 5 porsi buah yang berbeda setiap harinya. Ya, buah juga sumber minuman. Bisa dikatakan dapat memakan minuman Anda sendiri.
4. Jangan kaget melihat jumlahnya. Satu porsi buah bukan berarti satu buah. Seiris pepaya, seiris semangka, beberapa iris apel, jeruk, dan mangga, bisa jadi pilihan tepat. Mungkin Anda bisa mulai mencari tukang rujak yang dapat menjadi langganan Anda di sekitar tempat aktivitas harian Anda. Sudah sehat, segar pula.
5. Kurangi asupan karbohidrat dan lemak dan tambahkan porsi sayur Anda. Karbohidrat dan lemak menyerap air sehingga mereka yang mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat dan lemak biasanya mudah merasa badannya panas.
6. Tidak perlu makan suplemen. Mengkonsumsi suplemen berarti minum air putih lebih banyak agar tidak ada pengendapan ginjal akibat bahan-bahan kimia pembentuk suplemen-walau para produsennya mengaku menggunakan teknologi alami. Lagipula, bila pola makan Anda sudah benar, berarti kebutuhan vitamin bagi tubuh Anda juga sudah tepat. Vitamin yang berlebih juga akan keluar melalui air seni, jadi buat apa-apa buang-buang uang?
7. Lebih banyak minum di kala pagi menjelang sore dan kurangi ketika menjelang malam. Anda tidak mau kan terganggu tidurnya karena bolak-balik ke kamar mandi?
8. Saat puasa lebih baik mencukupkan porsi minuman dengan cara mencicil dari sejak buka puasa hingga imsak. Penyerapan cairan akan lebih efektif ketimbang minum sekaligus empat gelas pada saat sahur. Bukannya terserap tubuh, tetapi malah beser.
9. Bagi ibu menyusui, minumlah sebelum dan sesudah menyusui agar mempercepat pengisian ulang air susu ibu.
          
10. Minum usai olahraga memang melegakan, tetapi minumlah dengan perlahan dan tidak sekaligus. Lakukanlah dalam keadaan santai alias tidak ngos-ngosan karena picu jantung masih sangat kencang.
11. Pada suhu udara yang sangat panas dan kering disarankan mengkonsumsi minuman dingin untuk menghindari dehidrasi. Biasanya terjadi di daerah-daerah gurun pasir atau savana.
12. Hindari soda dan kafein. Soda menyerap air yang begitu banyak sehingga kita akan selalu merasa haus walau sudah meminum air soda dalam jumlah banyak. Sedangkan endapan kafein dapat mengganggu ginjal Anda.

Karya Spanduk dan Twibbon Pakai Coreldraw dalam rangka Hari Pahlawan Tahun 2021

https://twb.nz/haripahlawansman1ciktim